Pupuk Hayati Majemuk · Konsorsium Mikroba

Tanah hidup, akar kuat, panen berlimpah.

Pupuk hayati majemuk mengembalikan kehidupan ke dalam tanah Anda — konsorsium mikroba unggul yang menambat nitrogen, melarutkan fosfat & kalium, dan memacu pertumbuhan. Tanah pulih secara alami, biaya pupuk kimia turun.

8+
Strain mikroba unggul
30–50%
Hemat pupuk kimia
10⁹
cfu/ml populasi hidup
100%
Ramah lingkungan
Rizosfer aktif+ Mikroba hidup di akar
Masalahnya

Pupuk kimia terus-menerus membuat tanah kelelahan.

Bertahun-tahun urea & NPK dosis tinggi mematikan mikroba alami tanah. Akibatnya tanah makin bergantung pada bahan kimia — biaya naik, hasil stagnan.

  • Biaya pupuk terus naik sementara dosis yang dibutuhkan makin banyak setiap musim.
  • Tanah memadat & mengeras, akar sulit menembus, drainase buruk.
  • Mikroba tanah mati, unsur hara terikat dan tak bisa diserap tanaman.
  • Tanaman mudah stres & terserang penyakit karena perakaran lemah.
Solusinya

Bukan menambah bahan kimia — menambah kehidupan.

Setiap mililiter pupuk hayati majemuk berisi mikroba hidup yang bekerja seperti "pabrik pupuk mini" di sekitar akar. Mereka menyediakan hara, memperbaiki tanah, dan melindungi tanaman — 24 jam tanpa henti.

Menambat Nitrogen

Mengikat nitrogen bebas dari udara menjadi hara siap serap — mengurangi kebutuhan urea.

Melarutkan P & K

Membuka fosfat & kalium yang terikat dalam tanah agar kembali tersedia bagi tanaman.

Memacu Pertumbuhan

Menghasilkan hormon alami (ZPT) yang merangsang perakaran, pembungaan & pembuahan.

Menekan Penyakit

Mikroba antagonis menekan patogen akar & jamur, menjaga tanaman tetap sehat.

Kandungan

Konsorsium mikroba, dirancang seperti ekosistem.

Bukan satu jenis bakteri, melainkan komunitas mikroba unggul yang saling melengkapi — meniru cara tanah sehat bekerja di alam.

≥ 10⁹ cfu/ml
Kepadatan sel hidup terjamin per mililiter.
pH 5–8
Stabil pada rentang keasaman tanah yang luas.
0 residu
Tanpa residu kimia berbahaya — aman untuk konsumsi & lingkungan.
Pupuk Hayati Majemuk · Lembar Konsorsium
N₂Azotobacter sp.Penambat nitrogen bebas non-simbiotik.
N₂Azospirillum sp.Penambat N & pemacu perakaran.
PBacillus megateriumPelarut fosfat, tahan kondisi ekstrem.
KBacillus mucilaginosusPelarut kalium & silika dari mineral tanah.
Pseudomonas fluorescensAntagonis patogen & pemacu tumbuh.
Trichoderma harzianumJamur pengurai & pengendali penyakit akar.
Mikoriza (Glomus sp.)Memperluas jangkauan serapan air & hara.
Lactobacillus sp.Pengurai bahan organik & penyeimbang mikroba.
Manfaat

Yang Anda rasakan, musim demi musim.

01

Tanah kembali gembur

Struktur tanah membaik, remah, dan mudah diolah — akar tumbuh lebih dalam.

02

Hemat pupuk kimia

Kebutuhan urea & NPK turun 30–50% karena hara dari tanah lebih tersedia.

03

Hasil panen naik

Bobot & kualitas hasil meningkat, pengisian buah/bulir lebih penuh.

04

Tanaman lebih tahan

Perakaran kuat & mikroba pelindung menekan serangan penyakit tular tanah.

05

Ramah lingkungan

Tanpa residu berbahaya — menuju pertanian organik & berkelanjutan.

06

Serba tanaman

Cocok untuk padi, palawija, hortikultura, buah, hingga perkebunan.

Cara Pakai

Tiga langkah, cukup mudah.

Bisa dikocor ke perakaran atau disemprot ke daun. Aplikasikan pagi atau sore hari saat sinar matahari tidak terik.

Larutkan

Campurkan pupuk hayati majemuk ke dalam air bersih (non-kaporit) dan aduk rata sesaat sebelum aplikasi.

10 ml : 1 liter air

Aplikasikan

Kocor ke pangkal/perakaran atau semprot merata ke daun & batang. Utamakan pagi atau sore.

2–4 liter larutan / bedeng

Ulangi berkala

Aplikasi rutin sejak olah tanah hingga menjelang panen untuk hasil maksimal.

setiap 7–14 hari
Perbandingan

Pupuk kimia saja vs. dengan pupuk hayati.

AspekPupuk kimia sajaDengan pupuk hayati
Kesuburan jangka panjangMenurun tiap musimMeningkat & berkelanjutan
Struktur tanahMemadat & mengerasGembur & kaya mikroba
Biaya pupuk / musimTerus naikTurun 30–50%
Ketahanan penyakitRendah, mudah stresLebih tahan & kuat
Dampak lingkunganResidu & pencemaranRamah & organik
Bukti Lapangan

Kata para petani.

★★★★★
"Tanah sawah saya jadi lebih gembur dan bulir padi lebih berisi. Urea saya kurangi, hasil malah naik."
SPak SuparnoPetani padi · Klaten
★★★★★
"Cabai lebih tahan layu dan buahnya lebat. Biaya pupuk turun jauh dibanding musim lalu."
WBu WatiHortikultura · Magelang
★★★★★
"Di kebun jagung, akar tumbuh kuat dan tanaman lebih hijau. Sekarang jadi langganan tiap tanam."
HPak HendraPetani jagung · Lampung
FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

Masih ada yang ingin ditanyakan? Hubungi kami langsung via WhatsApp.

Apakah pupuk hayati majemuk menggantikan pupuk kimia sepenuhnya?
Tidak harus langsung. Pupuk hayati majemuk bekerja optimal sebagai pendamping — mikrobanya membuat hara lebih tersedia sehingga dosis pupuk kimia bisa Anda kurangi bertahap 30–50% tanpa menurunkan hasil.
Cocok untuk tanaman apa saja?
Bisa untuk hampir semua tanaman: padi, jagung, kedelai, cabai, tomat, sayuran, buah-buahan, hingga tanaman perkebunan seperti sawit, kopi, dan kakao.
Bagaimana cara menyimpannya?
Simpan di tempat sejuk dan teduh, terhindar dari sinar matahari langsung. Karena berisi mikroba hidup, kocok dahulu sebelum digunakan dan jangan dicampur air berkaporit.
Berapa lama hasilnya terlihat?
Perbaikan perakaran & warna daun biasanya tampak dalam 2–3 minggu aplikasi rutin. Perbaikan struktur tanah dan efisiensi pupuk terasa jelas dalam 1 musim tanam.
Apakah aman bagi tanaman dan manusia?
Aman. Mikroba yang digunakan bersifat non-patogen (menguntungkan) dan tidak meninggalkan residu kimia berbahaya, mendukung produk pangan yang lebih sehat.
Mulai Sekarang

Hidupkan kembali tanah Anda musim ini.

Pesan pupuk hayati majemuk langsung dari kami, atau tanyakan dosis yang tepat untuk komoditas Anda. Kami bantu dari awal hingga panen.

Melayani pengiriman seluruh Indonesia · Reseller & distributor welcome